Tak Mesti Tua, Penyebab Darah Tinggi Pada Usia Muda

Tak Mesti Tua, Penyebab Darah Tinggi Pada Usia Muda

Penyebab darah tinggi pada usia kelihatannya tampak mengejutkan, mengingat bahwa hipertensi secara teori meningkat dengan semakin bertambahnya usia. Akan tetapi perlu kita ketahui tekanan darah normal orang dewasa dan lansia itu mestinya sama, stabil di angka 120/80 mm/Hg.

Dijelaskan oleh dr. Rio pada artikel Klikdokter.com bahwa tekanan darah sistolik menggambarkan tekanan di pembuluh darah saat jantung berkontraksi untuk mengerahkan tenaga penuh. Angka kedua tekanan darah diastolik menggambarkan tekanan darah saat jantung beristirahat di antara kontraksi. Maka apabila salah satu dari angka tersebut sangat tinggi, tekanan darah tentunya tidak bisa dianggap normal.

Tidak memandang usia sebenarnya, banyak faktor menjadi sebab tekanan darah tinggi atau rendah. Penyebab darah tinggi pada usia muda, remaja, dewasa dan lansia dengan tekanan darah normal sehari-hari. Bisa efek dari kafein atau tembakau. Kedua bahan ini sering menjadi asupan pada usia remaja, dewasa bahkan lansia. Maka harus terus distabilkan dengan melakukan relaksasi seperti berolahraga.

Selain dari efek konsumsi yang buruk ada juga karena psikis yang dialami seperti stress. Ketika seorang mengalami stress bisa meningkatkan pembacaan normal. Sebagian orang mengalami stress karena menghadapi moment tertentu seperti ujian sekolah sampai terkena musibah. Secepatnya anda memeriksakan tekanan darah ke dokter untuk mengetahui gangguan kesehatan yang sedang dialami.

Marah Menjadi Penyebab Darah Tinggi Pada Usia Muda

Kita sering mendengar ungkapan orang yang suka mara-marah biasanya orang yang mengidap darah tinggi. Jika kita menelisik marah bisa disebabkan oleh dua faktor, Internal dan Eksternal. Faktor Eksternal bisa disebabkan marah karena orang lain seperti kepada keluarga, teman atau orang yang tidak dikenal. Faktor internalnya bisa terjadi karena depresi karena pekerjaan atau kurangnya istirahat.

Tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang mempengaruhi kekuatan aliran darah. Dari data Badan Kesehatan Dunia WHO, ternyata hampir setiap orang bisa mengalamai tekanan darah tinggi. Ini menjadi pengaruh kekuatan aliran dari jantung yang menuju dinding pembuluh darah atau arteri.

Kekuatan yang terjadi ini bisa berubah-ubah dari waktu ke waktu tergantung oleh aktivitas yang dilakukan oleh jantung seperti berlari, berjalan atau sebagainya. Begitupun aktivitas marah, apabila ini sering terjadi atau dilakukan pada usia muda, kerja jantung bekerja sangat keras. Dengan emosi yang sering tidak terkontrol berakibat pada pembuluh darah yang membengkak dan berakibat pada stroke.

Bisa dibuktikan dengan beberapa penilitian, bahwa obat-obatan penurun darah tinggi menimbulkan perubahan suasana hati. Menghilangkan emosi kemarahan dan ketidak tenangan.

Marah Menjadi Proses Kerusakan Otak dan Jaringan Tubuh

Walaupun secara umum seorang yang mengidap tekanan darah tinggi mudah mengalami perubahan suasana hati. Sebenarnya hal ini belum tentu terjadi pada semua penderitanya, yaitu mudah marah. Tidak setiap orang yang memiliki darah tinggi akan mudah marah dengan emosi yang cenderung tidak stabil.

Tubuh manusia bisa mengalami hal-hal tertentu saat merasakan sesuatu. Tidak hanya saja saat menyenangkan, marah pun ada hal yang terjadi pada tubuh. Anda pasti merasakan ada yang berubah pada tubuh saat marah? Apakah itu? Rasa panas. Begitulah marah membuat tubuh terasa panas, menyampaikan sesuatu dan melakukan hal yang tidak biasa karena luapan emosi.

Setelah marah menguasai seorang tersebut, bagian otak belum bertanggungjawab dengan tindakan-tindakan yang dinilainya sesuai. Sehingga yang terjadi di otak adalah respon Flight or Fight. Sebuah respon dimana fikiran harus menyelamatkan diri ata melawan hal yang tidak menyenangkan. Bagian amygalda pada otak menjadi aktif dan mengeluarkan hormon catecholamine dan kortisol. Senyawa-senyawa ini memberikan tingkat detak jantung dan tekanan darah lebih tinggi.

Darah terus mengaliri saluran pencernaan sampai ke bagian kepala, tangan dan kaki. Sehingga seringkali seorang saat marah menjadi lebih bertenaga. Hal itu dikarenakan saat otak melepaskan dua hormin di atas, tubuh ikut melepaskan asam lemak dan menumpuk di pembuluh darah. Karena penumpukan ini, mulailah penurunan aliran darah dan meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan penyakit jantung lainnya.

Cara Menghindari Marah

Kemarahan sebenarnya membuat tubuh menjadi tidak enak, terasa panas karena terjadi percepatan detak jantung ke tubuh. Seluruh tubuh pun membakar lebih banyak energi menyebabkan suhu tubuh menjadi naik. Itulah mengapa rasa panas menyelimuti seorang yang sedang marah.

Jadi, walaupun kamu seorang yang masih muda pasti beresiko lebih banyak akan hipertensi jika emosi selalu dikedepankan.

Kamu bisa mencoba agar penyebab darah tinggi usia muda tidak terjadi pada kamu.

Atasi emosi marah dengan tenang tentu bisa. Kamu bisa menahan sesuatu saat sedang marah agar area otak masih mampu mengendalikan nalar. Respon saraf bekerja sistemnya secara cepat, sekitar dua detik. Cobalah untuk menghitung dari satu sampai sepuluh, ini bisa membantumu menenangkan diri di saat marah.

Memang selalu ada saja hal yang muncul untuk memicu perasaan marah. Tetapi jika kamu telah terbiasa mengendalikan amarah akan terjadi reaksi yang tidak berlebihan.

Sering Mengkonsumsi Makanan Kolesterol Tinggi

Sejatinya memang kolesterol dibutuhkan tubuh untuk memproduksi hormon dan enzim pencerna makanan. Akan tetapi ketika jumlahnya berlebihan, yang terjadi akan sebaliknya. Mengurangi jumlah makanan-makanan ini kamu perlu tahu apa saja itu agar kondisi kesehatan tidak semakin bermasalah.

1.     Fast Food atau Makanan Cepat Saji

Makanan fast food yang paling terkenal dan digemari banyak orang di dunia pertama adalah Burger. Makanan tersebut mengandung banyak bahan, mulai dari bawang merah, daging, keju, saus dan lain sebagainya. Kamu perlu berhati-hati dengan burger ini yang mengandung 85-175mg kalori. Jika anda serampangan tanpa aturan dalam mengonsumsi makanan ini, kesehatan cepat lambat akan terganggu.

Selain burger biasanya di restoran fast food juga tersaji kentang goreng yang tak baik untuk kesehatan. Kentang goreng mengandung bahan partially hydrogenated oil agar kentang tak mudah busuk dan tetap renyah. Kentang dengan bahan ini mudah didistribusikan dan bisa dipanaskan beberapa kali.

Makanan yang banyak mengandung partially hydrogenated oil tak bagus bagi kesehatan karena banyak lemak trans nya. Kesimpulannya, anda diharuskan mengatur konsumsi kentang goreng dan fast food lainnya agar kondisi tubuh tetap sehat.

2.     Lobster

Menu lobster menjadi sebuah pantangan kolesterol berikutnya yang mesti kamu perhatikan. Lebih khususnya lagi jika kamu sudah memiliki masalah jantung dan kolesterol tinggi. Dilansir dari The Street, didapatkan 61mg kolesterol dalam setiap 3 ons lobster. Jumlah tersebut belum ditambah dengan bahan-bahan pendampingnya.

3.     Kuning Telur

Telur memiliki kandungan gizi baik bagi tubuh. Namun jika kamu mengkonsumsi secara berlebihan makanan ini bisa membahayakan. Kamu harus bisa memperhatikan makanan ini apabila terpaksa untuk sarapan misalnya,  pastikan tidak disandingi makanan lain yang berkolesterol.

4.     Margarin

Margarin sebenarnya tak jauh lebih baik dari mentega karena banyak yang menganggap margarin terbuat dari minyak sayur nabati. Pernyataan ini tidak benar, berdasarkan penelitian margarin mengandung lemak trans lebih banyak dari mentega. Bahkan margarin merupakan hasil dari minyak terhidrigenasi parsial yaitu Partially Hydrogenated Oil.

5.     Hati

Banyak yang suka mengkonsumsi hati hewan bukan? Meski kaya akan kandungan zat besi, makanan ini tak baik bagi kamu yang memilki kolesterol tinggi. Organ hati pada hewan menjadi sumber kolesterol utama.

Demikian perilaku dan pola hidup yang jadi penyebab darah tinggi di usia muda. Terus menjalani aktivitas, tersenyum sehat dengan memperbaiki pola hidup benar.